.

Total Tayangan Laman

Rabu, 18 Juni 2014

Sang Jauara di Sambut oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta

(dikdasmen news ). Kontingen Olympicad  Selasa siang 17 Juni 2014 di sambut oleh Ketua PWM DKI bersama jajarannya di Stasiun Senin, Juara 1 dan 3 di sambut dengan karangan bunga, sekaligus pimpinan rombongan juga diberikan kalung karangan bunga oleh Pimpinan Wilayah  Muhammadiyah DKI Jakarta oleh Buya Risman.  Selanjutnya pimpinan  rombongan kontingen Olympicad yang diketuai oleh Bapak . DR.H.Abdul Hamid,M.Pd menyerahkan piala sang Juara  kepada ketua PWM secara simbolis.Dalam kata sambutanyaKetua PWM DKI mungucapkan terimakasih dan mengapresiasi kepada sang juara yang telah meraih prestasi dengan baik, harapanya olympicad berikutnya akan lebih sempurna lagi.( arf).

Kabar Olympicad 2014 dari Malang

Kontingen dari DKI Meraih Juara 1 lomba Robotik dan Juara 3 News Reading  tingkat SMP, untuk lomba robotik tingkat nasional diraih oleh  Unava Nur Alifia dan Sabrina Fadiya Prihandi dari SMP Muhammadiyah 10 Tebet Jakarta Selatan.Sedangkan untuk juara Nes Reading diraih oleh Adinda Fauzia Armedina dari SMP 8 Jakarta. 
Alhamdulillah secara kwalitas olympicad tahun ini meningkat dibanding olympicad  2 tahun sebelumnya semoga yang meraih juara terus ditingkatkan kemampuanya agar lebih meningkat lagi, dan diharapkan tahun berikutnya akan lebih banyak pengikutnya.


Selasa, 31 Desember 2013

Refleksi Diri Akhir Tahun 2013

Dengan tidak terasa, begitu cepat hari ini sudah di penghujung akhir tahun 2013
Bagi siapa saja yang ingin BERUBAH menjadi LEBIH BAIK …!
<                    Ada banyak tangggungjawab tetapi terlalu sedikit yang mau...
·                     Ada bertumpuk tumpuk masalah tetapi tak banyak yang mau menjadi solusi.
·                     Ada banyak keruwetan tapi yang mau mengurainya sangatlah terbatas.
·                     Ditengah berbagai suasana buntu terlalu sedikit orang yang bisa menjalani 
            prinsip," mulai saja apa yang kita bisa",...!
·                    Terlalu sedikit orang yang merdeka dan punya semangat yang selalu- 
bergairah untuk memulainya.
beberapa rumpun / berbagai macam masalah itu ada di sekitar kita ........... mungkin juga mengiringi hari-hari kita tanpa kita sadari bahkan menyesaki pikiran dan perasaan kita ..., sebagian bersifat pribadi, sebagian yang bersifat kolektif koliegial ..........
·                     Memulailah ......., apa yang kita bisa, tak berarti hidup tanpa memerlukan rencana dan kapan  memulainya, hanya dua hal yang dipisahkan oleh jarak yang sangat relatif,bisa lama bisa sangat pendek
·                     Kadang kita punya rencana yang sangat matang dan bagus, terukur tapi tak kunjung bisa di mulai, apa penyebabnya..?
·                     Kadang malah kita mempunyai rencana mendadak, dan detik itu 
            pula kita bisa mulai menjalaninya lalu menuntaskannya beberapa saat  
            kemudian.
Rencana adalah soal gambar tentang pekerjaan .....sedang memulai adalah tahapan pertama eksekusi dan implementasi dari gambar tersebut.

Menekankan pentingnya memulai lebih karena sejujurnya kita ini sudah punya banyak file / bank rencana ( baik yang tertulis dengan rapi maupun yang ada dalam ingatan kita ).

Rencana bukannya tidak penting ...! idealnya adalah mampu menggabungkan antara rencana yang matang dengan eksekusi yang segera, bahkan kita punya rencana plan A, B bahkan yang sudah di revisi 3 - 5 kali .......tetapi sesungguhnya tidak ada yang benr-benar final.

Yang benar adalah segera lakukan apa yang bisa kita lakukan walaupun kecil, perbaikan selalu akan diperlukan sesudah itu.

Sebaik apapun rencana yang telah kita buat bersama, yang kita perlukan hanyalah bagaimana memperpendek jarak antara rencana dengan eksekusi antara kemauan dan realisasi atas kemauan itu.

Semoga Allah SWT memudahkan segala gerak dan langkah kita dan menjadikan apa yang akan dan telah kita lakukan sebuah kebaikan dan amal sholeh yang luar biasa bagi diri dan lingkunganya.

Semoga Allah selalu meridhoi rencana baik kita . Amiin.

Nasrun Minallah Wa fathun Qorieb
Fastabikul Khairat.

Wassalamu'alaikum Wr.Wb
Jakarta, Akhir 2013



M.Zainul Arifin
(Wakil Sekretaris Majelis Dikdasmen PWM DKI Jakarta)


Refleksi Pendidikan Tahun 2014

Organisasi Muhammadiyah adalah sebuah wadah sosial Islam tertua dan terbesar di Indonesia yang bergerak dalam bidang sosial kemasyarakatan dan bercirikan Islam. Jangkauan anggota organisasi ini secara geografis dan etnis sangat luas, bahkan saat ini Muhammadiyah tidak hanya ada di wilayah Indonesia, tetapi juga terdapat di beberapa negara ASEAN, meskipun hubungannya lebih bersifat aspiratif ketimbang instruktif[1].

Sejak awal berdirinya organisasi ini telah dikonsentrasikan pada gerakan Islam secara substansial[2] dan da’wah amar ma’ruf nahi munkar yang mengandung arti luas yakni mengajak manusia untuk beragama Islam, meluruskan keislaman kaum muslim, serta meningkatkan kualitas kehidupan mereka baik secara intelektual, sosial, ekonomi maupun politik. Pengelolaan organisasi dilakukan secara modern. Dikatakan modern karena proses regenerasi kepemimpinan berlaku secara berkesinambungan. Selain itu, tidak terjadi proses kultus individu, yang memandang pimpinan organisasi sebagai sosok individu yang paling sempurna.

Pada periode awal kebangkitan, Muhammadiyah telah berhasil menjalankan misinya. Banyak data dan fakta yang diajukan untuk mendukung hal ini. Bahkan, dengan gerakan purifikasinya, Muhammadiyah sering dituduh oleh kelompok lain yang tidak sepaham sebagai gerakan “kaum wahabi Indonesia”.

Dalam dinamika proses kelahirannya, Muhammadiyah merupakan gerakan pembaharu atau tajdid, terlebih dari aspek purifikasinya. Setidaknya dalam ukuran tertentu Muhammadiyah telah mengembangkan misi ganda. Pertama, misi purifikasi, yaitu mengembalikan semua bentuk kehidupan keagamaan pada contoh zaman Islam, dengan membentengi keyakinan aqidah Islam serta berbagai bentuk ritual tertentu dari pengaruh sesat. Kedua, dengan landasan universalitas ajaran Islam sesuai dengan tantangan perkembangan kehidupan, terutama pada ajaran yang berkaitan dengan nonibadah, seperti aktivitas yang bersumber dasar ajaran Islam dan hanya memberikan prinsip-prinsip bersifat global.

Tulisan ini hanya memfokuskan pada salah satu aspek gerakan pembaharuan Muhammadiyah yakni gerakan di bidang pendidikan.

Para pengamat pada umumnya menganggap bahwa Muhammadiyah adalah organisasi yang paling berhasil dalam pengelolaan pendidikan. Organisasi ini biasanya dipandang mampu melakukan pendefinisian peran yang senantiasa mengikuti perkembangan keadaan zaman.
  
Ciri Pendidikan Muhmmadiyah

Dua kunci konsep  dan landasan gerak KH.Ahmad Dahlan, satu abad yang lalu dalam membangun citra Pendidikan Muhammadiyah dalam segala bidang yakni : pembiasaan dan keteladanan.

KH.Ahmad Dahlan lebih menekankan pada upaya pembiasaan membangun kehidupan sekolahannya dan berupaya agar kehidupan sekolahan itu menjadi teladan bagi lingkungannya.

Paradikma Pendidikan Muhammadiyah

Kehidupan sekolahan bukanlah kehidupan yang sarat dengan intelektualitas namun kehidupan sekolahan adalah kehidupan yang sarat dengan Pembiasaan dan Peneladanan. ( sumber : suara muhammadiyah th 2012)

Pendidikan itu tidak hanya mengedepan sisi intelektualnya saja tetapi yang terpenting bagaimana transfer ilmu (knowledge)  dan nilai (value) itu bisa di implementasikan untuk kepentingan  masyarakat banyak.

Tidak ada artinya kalau pendidikan itu hanya mengajarkan hanya sebatas “ ilmu pengetahuan “, belaka , justru akan membahayakan dikemudian hari karena tidak ada value ( nilai-nilai ) di dalamnya.  Untuk itu  benar bahwa apa yang sudah di pikirkan 1 Abad yang lalu oleh KH.Ahmad Dahlan bahwa pembiasaan dan keteladanan adalah menjadi hal kunci yang sangat  di pesankan beliau jauh-jauh hari.(di posting oleh : m.zainul arifin - wk.sekretaris Majelis Dikdasmen PWM DKI Jakarta )

Minggu, 29 Desember 2013

MENCETAK BIBIT-BIBIT BERKUALITAS

NETS 2013 adalah event besar yang sangat langka yang akan diikuti oleh ribuan siswa-siswi dan guru terbaik di tanah air.
Konferensi yang dijadikan satu dengan acara Olimpiade adalah sebuah event yang sangat positioning untuk meningkatkan nilai tawar sekolah dalam mempercepat pertumbuhannya. Para Kepala Sekolah terbaik di negeri ini akan berduyun-duyun datang ke NETS 2013 di UMP Purwokerto dengan membawa para siswa dan gurunya untuk menjadi pemilik mental Juara. Sedangkan, para guru, mahasiswa, akademisi, peneliti, pengelola sekolah, dan industriawan akan disuguhi materi-materi konferensi yang sangat kekinian dalam perkembangan teknologi dan marketing sekolah. Event ini menjadi sangat penting untuk melakukan reposisi diri masing-masing pimpinan sekolah, mahasiswa, guru, ataupun secara pribadi sebagai agen perubahan. Rutinitas sehari-hari membuat setiap individu menjadi semakin kalah dalam barkarya, sehingga event ini dapat dijadikan sebagai aktivitas recharging (pengisian kembali) untuk mencetak bibit-bibit yang berkualitas dan menumbuhkan semangat baru untuk mencapai kesuksesan.
Oleh Imam Robandi, Prof.Dr.Eng.
(Wakil Ketua Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah)

Sumber :  http://ump.ac.id

Senin, 10 Juni 2013

Akreditasi 2013

(majelis dikdasmen pwm dki) - Tahun ini sekolah-sekolah di lingkungan Perguruan Muhammadiyah di Wilayah DKI Jakarta  kurang lebih ada 17 sekolah yang akan di Akreditasi 2013 . Daftar nama sekolah yang akan di visitasi  sbb : silahkan download

Senin, 13 Mei 2013

MENYATUKAN YANG TERPENCAR MENJADI SATU KEKUATAN BESAR

( Berita -  majelis dikdasmen pwm dki ) - Ahad,12 Mei 2013 - PP Muhammadiyah mengadakan Sosialisasi " Cash Management ",  untuk wilayah Regional 2 Banten - Dikdasmen PWM DKI Jakarta, Banten dan Lampung bertempat di STIE Bina Bangsa - Pakupatan Serang.

Acara ini merupakan Rout Show Tim Asistensi Bendahara PP Muhammadiyah ke Seluruh Wilayah Muhammadiyah se- Indonesia.

PP Muhammadiyah mengajak kepada seluruh Persyarikatan dalam hal pengelolaan dananya bisa dikelola secara sistem terpadu sehingga kesinambungan dan kemandirian Muhammadiyah menjadi kokoh.

Harapannya agar seluruh amal usaha persyarikatan di 17 wilayah bisa berpartisipasi dan meberikan kontribusi dalam melaksanakan kebijakan PP Muhammadiyah.

Berdasarkan latar belakang pemikirina tersebut di atas maka dipandang perlu untuk mengadakan sosialisas layanan management cas di Amal Usaha Muhammadiyah Bidang Pendidikan.(admin)